Selasa, 14 Maret 2017

Daftar Tunggu Seorang Jamaah Haji Sidrap Mencapai 40 Tahun

RAKYATKU.COM, SIDRAP - Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidrap, Kaharuddin Aras mengatakan, masa antrean daftar tunggu calon haji di Sidrap mencapai 40 tahun.

"Ini daftar tunggu terpanjang di Indonesia. Karena kalau kita mendaftar sekarang, antriannya untuk bisa naik ke Tanah Suci sekitar 39 sampai 40 tahun baru bisa berangkat," jelas Kaharuddin, Selasa (14/3/2017).


Saat ini, kata dia, pendaftar haji di Kemenag Sidrap sudah lebih dari 8 ribu orang. "Mereka harus sabar antri selama puluhan tahun untuk mendapat giliran berangkat. Karena, setiap tahun kita hanya mendapat kuota sekira 250 orang," jelas Kaharuddin.

Menurut dia, meski daftar tunggu calon haji Sidrap dinyatakan terpanjang atau terlama se-Indonesia, namun dari sisi jumlah masih ada daerah di atasnya.

"Kita hanya 8 ribu orang masuk daftar tunggu, di daerah lain di Indonesia bahkan ada yang mencapai 10 orang lebih. Tapi, antrian daftar tunggunya tidak sama panjangnya di Sidrap," ujar Kaharuddin kepada Rakyatku.com.

Meski begitu, dia optimistis semua calon haji di Sidrap bisa berangkat nantinya. Meski harus menunggu antrean yang begitu panjang. 

"Tiap tahun kan selalu ada perubahan. Sehingga jumlah pendaftaran ini bisa sewaktu-waktu berkurang karena sesuatu hal," jelasnya.

Untuk 2017 ini, sambung Kaharuddin, pihak Kemenag Sidrap akan memberangkatkan 250 calon haji, sebagaimana kouta yang tersedia. 

"Ini mengalami peningkatan dari musim haji sebelumnya yang kuotanya hanya 201 orang. Sebelum-sebelumnya memang kami kebagian kuota sebesar 250 jamaah. Tapi, selama tiga tahun terakhir kuota tersebut dibatasi hanya 201 orang setiap pemberangkatan," jelas Kaharuddin.

"Jika memang sudah tidak ada jalan untuk meminta penambahan kuota haji pada negara Arab Saudi. Seharusnya pemerintah bisa bersinergi untuk mengatasi hal ini, agar di semua daerah daftar tunggu haji seimbang."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar